Rabu, 17 Januari 2018

CONTOH LAPORAN IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PENDIDIKAN PADA KLIEN



LAPORAN HASIL KEGIATAN
IDENTFIKASI KEBUTUHAN PENDIDIKAN KESEHATAN
PADA INDIVIDU

Nama inisial
:
Ny. S
Tanggal
:
01 Oktober 2017
Umur
:
68 th
Faskes
:

No. RM
:
005121
Perawat
:


I.          PENGKAJIAN KEBUTUHAN BELAJAR
A.      Faktor Predisposisi
1.       Riwayat kesehatan
Klien datang dengan keluhan sudah satu minggu pusing, nyeri tengkuk, sudah minum obat dari warung tapi tidak kunjung sembuh. Klien suka masakan yang asin- asin dan minum kopi sehari minimal 3 gelas, Klien jarang periksa kesehatan
2.       Kondisi Fisik.
Klien tampak kesakitan dan tampak tegang, sering memegang kepala dan lehernya. Tanda- tanda vital Tekanan Darah 190/100 mmHg, Nadi 88, Suhu 36C, Napas 20x/mnt.
3.       Motivasi Belajar
Klien selalu bertanya tentang sakitnya, apa penyebab sakitnya, bagaiman sebaiknya. Klien bersedia menerima penjelasan lebih lanjut.
4.       Kemampuan Membaca
Klien tamatan SLTP, malas membaca karena mata mulai kabur, tadak ada  sumber bahan bacaan..
B.      Faktor Enabling
Klien jarang unttuk melakukan pemeriksaan rutin di puskesmas atau faskes lain. Klien  datang ke puskesmas hanya jika mengalami sakit yang sudah parah. Klien kurang paham dengan apa yang seharusnya dilakukan untuk menjaga kesehatan. padahal sebenarnya dia bisa datang ke puskesmas untuk konsultasi masalah kesehatan yang dihadapi. Perawat  dan Nakes lain di Puskesmas sangat well come dan komunikatif serta siap membantu menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat.
C.      Faktor Reinforcing
Kepala desa selalu menyarankan warganya untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin di Posbindu meskipun tidak sakit. Hal ini untuk menghindari sakit yang lebih parah, dan  juga bisa mendapatkan informasi tentang kesehatan.
II.       ANALISA DATA
A.      DS :
1.       Klien mengeluh pusing dan nyeri tengkuk diobati sendiri dengan obat toko.
2.       Suka mengkonsumsi garam dan kopi,
3.       Jarang memeriksakan diri.
4.       Selalu bertanya tentang sakitnya.
B.      DO :
1.          Klien tampak tegang, sering memegangi kepalanya
2.          Tensi 190/100 mmHg, Nadi 88x/mnt
III.          DIAGNOSIS KEPERAWATAN
A.         Nyeri akut
B.         Defisit pengetahuan tentang penyakit hipertensi b/d  kurang mengakses informasi
C.         Kecemasan b/d  kurang pengetahuan tentang sakit hipertensi
IV.    INVERVENSI
A.         Manajemen nyeri
B.         Pendidikan / penyuluhan kesehatan


Mengetahui
Kepala Puskesmas




Madiun, 02 Nopember 2017
Pejabat yang bersangkutan





Tidak ada komentar:

Posting Komentar